SUPPORT ONLINE

DIAN CAHAYA Tour & Travel
YULI HANIFAH
Email
cs.dctravel@gmail.com
Ponsel
081285585402
WhatsApp
081285585402
Facebook
447523912073881
Alamat
Jl Tebet Barat Dalam Raya No 40 B
Jakarta Selatan, 12810
DKI Jakarta - Indonesia

Paket Umroh Terbaru

PAKET UMROH BULAN APRIL 2015 TERJAMIN JAKARTA UTARA

paket umroh bulan April 2015 terjamin jakarta utara, bila tuan mengenang-ngenangkan intensi mengurus kewajiban umrah di sejumlah sangkala ini ,alangkah baiknya seumpama saudara start menduga biro penerbangan terbaik di Jakarta paket umroh bulan

paket umroh bulan April 2015 terjamin jakarta utara adalah lembaga travel yang mempunyai hikayat yang tampan dan bertanggungjawab sehingga Umroh anda lancar dan dapat berjalan dengan baik sesuai harapan dan keinginan anda aktifitas

paket umroh bulan April 2015 terjamin jakarta utara


saco-indonesia.com, Intel Kodam VI Mulawarman bersama personel TNI dari Komando Rayon Militer (Koramil) Penajam, Kabupaten Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur, telah berhasil menangkap tiga intel gadungan di Kelurahan Sotek. Komandan Koramil Penajam Kapten Inf Laety juga mengatakan tiga intel gadungan itu antara lain; Su'eab Purnama Zahri (19), Aminullah (35), dan Suranto (38). Ketiganya merupakan warga Kabupaten Penajam Paser Utara. Selain telah berhasil menangkap tiga pelaku, personel gabungan juga telah berhasil mengamankan satu unit mobil KT 1330 MV dan uang Rp 2,8 juta yang diduga hasil pemerasan dari para sopir truk. "Kami juga telah berhasil mengamankan atribut serta laptop dan baju seragam mirip TNI. Ketiga pelaku juga merupakan anggota salah satu ormas," kata Laety di Samarinda, Rabu (12/2) kemarin. Penangkapan tentara gadungan itu, berdasarkan informasi masyarakat yang diterima intel Kodam bersama Bintara Pembina Desa (Babinsa) bahwa ada tiga orang yang juga mengaku intel TNI. Pelaku telah memeras dengan meminta sejumlah uang kepada tiga sopir truk yang sedang membawa kayu. "Ketiga pelaku yang menggunakan seragam TNI itu juga menghentikan setiap truk yang melewati wilayah Sotek. Setelah mengetahui mengangkut kayu, kemudian meminta surat-surat kepada sopir. Jika sopir tidak bisa menunjukkan dokumen pengangkutan kayu, maka mereka langsung bernegosiasi dengan meminta sejumlah uang. Sopir pertama dan kedua itu menyerahkan uang masing-masing Rp 1,3 juta dan sopir ketiga hanya memberi Rp 200.000," ujar Laety. Setelah mengetahui aksi pelaku tersebut, katanya, personel intel Kodam bersama Babinsa melakukan razia di wilayah Sotek dan telah berhasil menghentikan mobil yang digunakan pelaku. "Saat diamankan, ketiganya tidak melakukan perlawanan dan di dalam kendaraan mereka ditemukan seragam TNI dan tas serta dua buah sangkur," katanya. Selain melakukan pemerasan, katanya, tiga pelaku tersebut telah melakukan kampanye secara terbatas kepada sejumlah masyarakat. "Kampanye yang mereka lakukan dengan meminta warga memilih salah satu partai politik (parpol) termasuk calon presiden (capres), sehingga warga menilai bahwa TNI tidak netral dalam pemilu nanti," katanya. "Tindakan mereka itu jelas juga merugikan TNI, karena berkali-kali pimpinan TNI juga mengatakan bahwa dalam pemilu nanti akan bersikap netral. Dengan tindakan mereka mengampanyekan salah satu capres dan parpol, jelas masyarakat menilai bahwa TNI tidak netral," kata Laety. Setelah dilakukan pemeriksaan, katanya, tiga pelaku itu, selanjutnya akan diserahkan kepada kepolisian untuk dapat ditindaklanjuti dan diproses sesuai hukum. "Kami juga telah meminta kepada masyarakat, bila ada yang mengatasnamakan TNI dalam melakukan pemerasan, silakan dilaporkan. Kami juga akan memberikan tindakan," kata Laety. Editor : Dian Sukmawati
saco-indonesia.com, Pagi ini lalu lintas di Ibu Kota kembali macet gila. Hujan deras yang turun sejak semalam telah membuat beberapa ruas jalan tergenang, akibatnya lalu lintas menjadi macet parah. kemacetan gila telah terjadi di Jalan Warung Buncit arah Mampang Jakarta Selatan. Ekor kemacetan juga sudah terjadi sejak Ragunan. Kemacetan telah terjadi lantaran volume kendaraan yang padat dan beberapa titik di jalanan tersebut telah terendam banjir. Saking macetnya, banyak kendaraan yang masuk ke jalur bus Transjakarta. Kemacetan juga terjadi di Jalan Raya Pasar Minggu arah Pancoran. Kemacetan parah ini bahkan telah membuat lampu merah di Duren Tiga seolah tak berfungsi. Hal ini karena di saat lampu hijau pun kendaraan tidak bisa melintas karena kemacetan sudah saling mengunci. Kemacetan juga menjalar di jalan-jalan kecil. Pengendara yang mencari jalur alternatif juga tetap terjebak macet. Di jejaring sosial kemacetan Jakarta juga banyak dikeluhkan oleh warga. Mereka menuliskan informasi kemacetan yang mereka alami pagi ini. Editor : Dian sukmawati