SUPPORT ONLINE

DIAN CAHAYA Tour & Travel
YULI HANIFAH
Email
cs.dctravel@gmail.com
Ponsel
081285585402
WhatsApp
081285585402
Facebook
447523912073881
Alamat
Jl Tebet Barat Dalam Raya No 40 B
Jakarta Selatan, 12810
DKI Jakarta - Indonesia

Paket Umroh Terbaru

PAKET UMROH BULAN APRIL 2015 MURAH KALIMANTAN

paket umroh bulan April 2015 murah kalimantan, kalau anda memerlukan maksud mengarahkan ibadah di sekitar kejadian ini ,alangkah baiknya andaikata sampeyan tiba memeriksa lembaga pelancongan haji plus terbaik di Jakarta paket umroh bulan

paket umroh bulan April 2015 murah kalimantan ialah biro travel yang mengantongi riwayat yang tampan dan bertanggungjawab sehingga Umroh anda lancar dan dapat berjalan dengan baik sesuai harapan dan keinginan anda aktifitas

paket umroh bulan April 2015 murah kalimantan


saco-indonesia.com, Juru bicara Partai Demokrat Ruhut Sitompul telah menyakini bahwa Sekjen Partai Demokrat Edhi Baskoro Yudhoyono (Ibas) tidak akan terseret pusaran dalam korupsi kasus Hambalang. "Gimana dia bisa jadi tersangka, saksi saja tidk dipanggil (oleh KPK). Saya juga yakin Ibas tidak akan jadi tersangka. Kalau dia jadi tersangka, potong leher aku," kata Ruhut di Surabaya, Rabu (12/2/2014) kemarin . Dia juga menjelaskan, kenapa KPK tidak memanggil Ibas karena memang belum ada urgensi hukum. Kalau memang ada urgensi dan kajian hukum dari KPK, tentunya partai Demokrat juga akan menerima. Politisi yang akrab disapa Poltak itu menepis anggapan ada intervensi kepada KPK terkiat kasus Hambalang. Menurutnya, KPK adalah lembaga Independen yang bersifat ad hoc. "Jangan KPK, lembaga hukum yang di bawah Presiden saja kita tidak boleh melakukan intervensi. Biarkan KPK yang bekerja," katanya. Ruhut juga telah menyebut, sejak adanya KPK pada 2002 lalu tidak pernah ada tersangka Korupsi yang bebas murni. Ruhut juga telah yakin, Anas tidak akan bebas murni meski menggandeng pengacara kondang sekelas Adnan Buyung Nasution. "Artinya KPK akan bekerja sungguh-sungguh tidak ada intervensi dari siapapun," tambahnya. Terhadap kasus Hambalang, lanjut Ruhut, nama Ibas ini telah disebut-sebut dari kesaksian Yulianis. Dia juga merupakan orang kepercayaan Anas di perusahaan tersebut. Dalam pengakuanya, Yulianis telah menyebut ada orangnya Ibas. "Nah, ini kan hukum bos. Rupanya ketika dikejar dia (Yulianis) cabut kesaksian itu, sekarang di mana keterlibatan Mas Ibas," ujarnya. Editor : Dian Sukmawati
WASHINGTON, Saco- Indonesia.com - Ilmuwan berhasil menemukan satu lagi planet alien alias planet yang berada di luar Tata Surya. Planet tersebut dinamai Kepler 76b serta punya sebutan Planet Einstein. Planet Einstein adalah planet gas panas yang ukurannya 25 persen lebih besar dari Jupiter. Planet ini berjarak 2000 tahun cahaya dari Bumi. Planet ini berjarak sangat dekat dengan bintangnya. Lingkungannya amat panas, suhunya mencapai 1982 derajat Celsius. Sementara, satu tahun di planet ini setara dengan 1,5 hari di Bumi. Ilmuwan menyebut Kepler 76-b sebagai planet Einstein karena terkait proses penemuannya yang didasarkan pada pemahaman tentang relativitas Einstein. Teknik penemuan planet terbaru itu pertama kali dikemukakan oleh Avie Loeb dari Harvard Smithsonian Center for Astrophysics (CfA) pada tahun 2003. Dengan teknik ini, penemuan planet dilakukan dengan melihat perubahan kecil pada bintang akibat planet yang mengelilinginya dan perubahan jaraknya relatif terhadap Bumi. Perubahan yang dilihat antara lain peningkatan intensitas cahaya bintang akibat jaraknya yang lebih dekat terhadap Bumi dan peredupannya saat menjauh. Perubahan lain yang dilihat adalah pelebaran kenampakan bintang hingga menyerupai football akibat gaya tarik planet yang mengelilinginya. Pelebaran juga menyebabkan peningkatan intensitas cahaya. Sementara, hal terakhir yang dilihat adalah cahaya bintang yang dipantulkan oleh planet yang mengelilinginya. "Kami mendeteksi efek yang sangat kecil. Kami butuh pengukuran dengan akurasi tinggi untuk melihat kecerlangan bintang, hingga skala bagian per juta," kata David Latham dari CfA. Simchon Faigler dari Tel Aviv University di Israel yang juga terlibat studi menuturkan bahwa hal pengukuran dimungkinkan karena data memadai yang telah dikoleksi wahana Kepler. Tsevi Mazeh dari Tel Aviv Unicersity seperti dikutip Physorg, Senin (13/5/2013), mengatakan, "Ini pertama kalinya aspek teori relativitas Einstein dipakai untuk menemukan planet." Penemuan planet biasanya dilakukan dengan metode transit, dengan melihat peredupan cahaya bintang saat ada planet melewati mukanya, atau teknik radial velocity. Walau tak mampu menemukan planet sukuran Bumi, teknik baru ini memberikan kelebihan. Misalnya, penemuan planet alien tak harus menunggu adanya planet yang transit di muka bintangnya. Penemuan Planet Einstein dipublikasikan di Astrophysical Journal, pasa Senin kemarin. Sumber :Physorg/Kompas.com Editor :Liwon Maulana(galipat)