SUPPORT ONLINE

DIAN CAHAYA Tour & Travel
YULI HANIFAH
Email
cs.dctravel@gmail.com
Ponsel
081285585402
WhatsApp
081285585402
Facebook
447523912073881
Alamat
Jl Tebet Barat Dalam Raya No 40 B
Jakarta Selatan, 12810
DKI Jakarta - Indonesia

Paket Umroh Terbaru

PAKET UMROH BULAN APRIL 2015 EKONOMIS PALEMBANG

paket umroh bulan April 2015 ekonomis palembang, seumpama tuan mengharapkan alamat memangku aktifitas di jumlah giliran ini ,alangkah baiknya asalkan anda menginjak mengaduk-aduk travel pelawatan umroh terbaik di Jakarta paket umroh bulan

paket umroh bulan April 2015 ekonomis palembang adalah lembaga travel yang memegang tuturan yang sopan dan bertanggungjawab sehingga hijrah Umroh anda lancar dan dapat berjalan dengan baik sesuai harapan dan keinginan anda ibadah

paket umroh bulan April 2015 ekonomis palembang


Bekasi, Saco-Indonesia.com - Semakin melemahnya nilai tukar rupiah terhadap dollar AS pun berimbas langsung pada para pengusaha. Usaha mereka terhambat akibat dampak depresiasi tersebut. Ketua Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) Jaya periode 2011-2014 Andhika Anindyaguna mengatakan sebenarnya pengusaha merasakan dampak pelemahan rupiah. Akan tetapi, pengusaha pun terkena imbas-imbas lain, seperti inflasi. "Inflasi kita kan tinggi. Kemarin pertengahan 2013 pemerintah menaikkan harga BBM. Otomatis harga-harga bahan pokok lainnya ikut meningkat," kata Andhika di Jakarta, Sabtu (11/1/2014). Andhika menjelaskan inflasi yang menembus angka 8,38 persen itu tentu saja berdampak pada pengusaha. Sebab, harga-harga bahan baku pun ikut melonjak yang membuat pengusaha kewalahan memproduksi. Selain itu, kenaikan harga elpiji ukuran 12 kilogram, meski direvisi, pun ikut memberi dampak. "Jadi memang kondisi ekonomi kita kurang baik. Harapannya bisa dijadikan PR yang harus diurus, mengingat 2014 merupakan tahun politik. Jangan sampai keadaan ekonomi makin jelek," ujarnya. Andhika mengaku, yang menjadi kekhawatiran utama sebenarnya adalah terlalu besarnya volume impor yang membuat rupiah melemah. "Rupiah kita terus melemah karena tingginya permintaan dolar karena impor yang terlalu banyak. Ini yang menjadi kekhawatiran kami," kata dia. Sumber:Kompas.com Editor : Maulana Lee        
saco-indonesia.com, Polresta Tangerang masih harus melakukan penyelidikan dalam kasus perampokan Bank BRI cabang Panongan yang dikaitkan dengan penemuan bom yang tak jauh dari lokasi perampokan. “Kami juga masih harus memeriksa saksi pegawai BRI dan pemilik warteg,”jelas Kapolresta Tangerang Kombes Irfing Jaya,SIK,Kamis(26/12). Dugaan kuat pelaku perampokan pemilik bom yang meninggalkan tasnya di warteg yang tak jauh dari BRI cabang Kecamatan Panongan. Dugaan ini telah diperkuat dari keterangan saksi pemilik warteg Kuseri dan Ayu. Menurut kedua saksi peristiwa perampokan tersebut, warungnya telah didatangi 6 pria berboncengan naik tiga motor sekitar pk.14.30 pada Selasa (24/12). Enam lelaki yang naik motor antara lain Honda Beat putih itu makan dan minum sekitar setengah jam..”Mereka meninggalkan warteg setelah membayar makanan,”ucap Kuseri. Sekitar 30 menit kemudian. terjadi aksi perampokan di BRI. Kuseri saat membersihkan lantai warung telah menemukan tas gendong hitam di bawah meja makan. Ia mengira tas itu milik pelanggan warteg yang tertinggal. sehingga sempat disimpan di kamarnya. Karena sampai malem tas itu gak ada yang mengambil ia curiga lalu bersama rekannya mencoba untuk membuka tas tersebut. Ternyata tas itu berisi balutan lakban, baterai merah dan kabel. Ia curiga sebagai bom sehingga dilaporkan ke Polsek Panongan dan diteruskan ke Polresta Tangerang. Kapolresta Tangerang Kombes Irfing yang telah memeriksa isi tas itu memastikan sebagai bahan peledak sehingga telah meminta bantuan tim Gegana Polda Metro Jaya untuk dapat mengevakuasi tas hitam tersebut akhir diledakan di tanah lapang. Editor : Dian Sukmawati