SUPPORT ONLINE

DIAN CAHAYA Tour & Travel
YULI HANIFAH
Email
cs.dctravel@gmail.com
Ponsel
081285585402
WhatsApp
081285585402
Facebook
447523912073881
Alamat
Jl Tebet Barat Dalam Raya No 40 B
Jakarta Selatan, 12810
DKI Jakarta - Indonesia

Paket Umroh Terbaru

PAKET UMROH BULAN APRIL 2015 EKONOMIS PADANG

paket umroh bulan April 2015 ekonomis padang, apabila anda memerlukan alamat mengurus ibadah haji plus di sebanyak jangka ini ,alangkah baiknya andaikan awak berangkat berburu lembaga pelawatan terbaik di Jakarta paket umroh bulan

paket umroh bulan April 2015 ekonomis padang yaitu biro travel yang mempunyai cerita yang bagus dan bertanggungjawab sehingga Umroh anda lancar dan dapat berjalan dengan baik sesuai harapan dan keinginan anda

paket umroh bulan April 2015 ekonomis padang


Pemuda yang telah menjadi korban pembacokan saat terjadi penyerangan warnet di Jalan Aria Putra, Ciputat telah diketahui sedang makan bersama pacarnya. Tanpa alasan jelas, korban yang berada di depan warnet langsung dibacok hingga harus dirawat di RS Suroso, Ciputat. Korban diketahui M.Iqbal yang berusia 19 tahun , yang telah menderita luka bacok di bagian kepala belakang, luka robek di bagian tangan harus dijahit sebanyak 19 jahitan dan punggung korban sebelah kanan terkena bacokan, Rabu (12/3) dinihari sekitar pukul 02.30 WIB. Kasubag Humas Polres Jakarta Selatan, Kompol Aswin juga menerangkan, korban saat itu sedang makan malam bersama pacarnya tiba-tiba ia didatangi empat orang pelaku membawa senjata tajam. Dua diantaranya ada yang membawa golok dan samurai, tanpa rasa curiga ia tidak akan diserang korban berdiam diri saja di lokasi kejadian. Pelaku juga menghancurkan kaca dan monitor yang ada di warnet, dekat korban duduk. “Korban langsung diserang dari depan oleh dua pelaku hingga dibacok hingga kritis,” kata Aswin. Usai membacok korban para pelaku langsung melarikan diri. Kasusnya telah ditangani petugas Polsek Ciputat dan Polres Jakarta Selatan.
saco-indonesia.com, Motif pembunuhan wanita hamil ternyata karena telah dibakar oleh api cemburu. Pelakunya seperti diduga semula adalah suami korban yang dibantu oleh dua temannya. Selain telah meghabisi Desi, ketiga pelaku tersebut juga melukai Fatonah. Diberitakan sebelumnya, peristiwa itu telah terjadi di rumah orangtua korban Kampung Rawa Bebek RT 10/11. Kelurahan Kota Baru, Bekasi Barat, Minggu(26/1) malam lalu. Desi Hayatun Nupus yang berusia 20 tahun , tewas dengan luka tusuk muka leher dan kepala, sedangkan ibunya yang sempat melerai keributan itu ( Ny Fatoyah,45,) telah terkena sabetan senjata tajam di punggungnya, Jasad ibu muda dikirim ke RS Polri Kramatjati, sedangkan Ny Fatoyah telah dilarikan ke RS Ananda. Tersangka Erik yang berusia 30 tahun , kabur dengan menggunakan mobil Daihatsu Sirion warna silver bersama dua temannya. Petugas Polsek Bekasi Barat juga masih terus mencari pelaku. Menurut Ny Fatoyah menantunya itu cemburu kepada Desi dan selalu mengungkit-ungkit dengan mengatakan kalau sudah janda punya satu anak dan sama orang yang belum tahu identitasnya. Bahkan sang suami juga kerap meganiaya Desi saat mereka tinggal di apartemen di bilangan Pulogadung, Jakarta Timur. Tak tahan akan dengan penganiayaan dan kecemburuan suami, akhirnya Desi telah memutuskan untuk pulang ke rumah ibunya Ny Fatoyah di bilangan Rawa Bebek. Di sana Desi juga sempat bekerja di sebuah kafe. Namun Minggu malam, naas telah menimpa janda yang sedang mengandung ini. Erik bersama dua temannya datang ke rumah Ny Fatoyah. Mereka telah menghabisi nyawa sang istri dengan menggunakan senjata tajam, sementara Ny Fatoyah yang berniat untuk melerai malah kena sabetan senjata tajam . Sementara Delita,2, anak Ny Desi dari suami pertama hanya bisa menangis.Warga yang telah mendengar teriakan minta tolong tak sanggup untuk menangkap pelaku yang kabur pakai mobil dan mengayun-ayunkan senjata tajam. Kapolsek Bekasi Barat Kompol Jasalmon Sihombing juga mengatakan pelaku 3 orang dan pihaknya juga masih melakukan pengejaran. Jasad Ny Desi setelah diotopsi di RS Polri dikebumikan di pemakaman Kampung Rawa Bebek Editor : Dian Sukmawati