SUPPORT ONLINE

DIAN CAHAYA Tour & Travel
YULI HANIFAH
Email
cs.dctravel@gmail.com
Ponsel
081285585402
WhatsApp
081285585402
Facebook
447523912073881
Alamat
Jl Tebet Barat Dalam Raya No 40 B
Jakarta Selatan, 12810
DKI Jakarta - Indonesia

Paket Umroh Terbaru

PAKET UMROH BULAN APRIL 2015 EKONOMIS CIKARANG UTARA

paket umroh bulan April 2015 ekonomis cikarang utara, apabila anda menyukai jangka mengemban kewajiban haji plus di kurang lebih giliran ini ,alangkah baiknya senyampang saudara start melacak biro penjelajahan umroh terbaik di Jakarta paket umroh bulan

paket umroh bulan April 2015 ekonomis cikarang utara yakni biro travel yang menyimpan berita yang berdaya guna dan bertanggungjawab sehingga Umroh anda lancar dan dapat berjalan dengan baik sesuai harapan dan keinginan anda

paket umroh bulan April 2015 ekonomis cikarang utara


saco-indonesia.com, Baru bekerja satu hari, seorang Pembantu Rumah Tangga (PRT) telah berhasil gasak harta majikan senilai Puluhan juta rupiah di Komplek Gudang Peluru Blok N, Kel. Kebon Baru, Kec. Tebet, Jakarta Selatan. Pelaku yang mengaku bernama Siti yang berusia 20 tahun , yang baru saja bekerja di rumah milik Rita yang berusia 41 tahun , Ibu Rumah Tangga ini juga telah berhasil menguras harta seluruh harta korban. Kasie Humas Polsek Tebet, Aiptu Recky Kansil, juga mengatakan peristiwa tersebut telah terjadi saat majikannya meninggalkan ke rumah untuk keluar, sang pelaku mulai beraksi dan berhasil membawa kabur harta isi rumah. “Setelah kembali ke rumah ternyata pembantunya kabur melarikan diri dan hartanya pun telah berhasil dibawa kabur,” kata Kasie Humas. Peristiwa tersebut telah terjadi sekira pk. 19:15 malam. Menurut keterangan korban, kondisi rumah yang dalam berantakan pelaku mennggondol harta benda majikannya yang baru bekerja sehari ini, dua buah Kamera SLR merk Canon, 5 buah Arloji Asli bermerk, perhiasan sekira 30 gram, 1 Smartphone Galaxy S3 dan uang tunai Rp. 20 juta. “Saya kehilangannya seluruhnya Rp. 60 juta,” kata korban saat melaporkan ke Mapolsek Tebet. Kapolsek Tebet, Kompol, I Ketut Sudarma, masih harus menyelidiki kasus tersebut. “Kami juga masih mintai keterangan saksi-saksi, untuk para rumah tangga yang ingin menggunakan jasa pembantu agar berhati-hati lagi dan mintalah identitasnya sebagai jaminan bekerja,” kata Kapolsek. Editor : Dian Sukmawati
Kemarin Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo (Jokowi) telah memilih menemani Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri ke Malang dan Blitar. Sikap Jokowi ini langsung telah menuai kecaman. Menurut Koordinator Gerakan Indonesia Bersih Adhie Massardi, sikap Jokowi yang telah memilih mengikuti agenda partai ketimbang mengurus Jakarta sudah merugikan masyarakat. "Ini jabatan publik. Dalam jabatan publik, kepercayaan publik atau trust public itu nomor satu. Kalau publik sudah meragukan apakah (Jokowi) masih fokus atau tidak, akan menjadi masalah besar," ujar Adhie yang dihubungi wartawan. Adhie juga menegaskan, Jokowi yang juga menjadi kader PDIP tidak mungkin menolak perintah partainya. Alasannya, Jokowi juga masih membutuhkan kekuatan politik untuk menopangnya. "Partai yang mengajak (Jokowi) harus pahami. Partai secara kolektif menggunakan fasilitas atau aparatur negara untuk kepentingan partainya, secara moral tidak boleh. Melanggar UU," katanya. Adhie juga menambahkan, PDI Perjuangan harus mengerti posisi mantan wali kota Solo ini. Walaupun, Jokowi diusung oleh PDIP tetapi saat ini Jokowi menjabat sebagai gubernur DKI Jakarta yang dipilih rakyat dan menjadi milik rakyat. Seknas yakin Jokowi jadi capres PDIP sejauh ini masih menyimpan rapat-rapat calon presidennya. Namun Seknas yakin, Mega akan memilih Jokowi sebagai capres. "Pasti nanti rekomendasi jatuh ke Jokowi, kalau ada yang tanya gimana kalau Jokowi tidak muncul dari PDI Perjuangan? Tidak mungkin, pasti dari PDIP," kata Presidium Seknas Jokowi Dadang Juliantara. Soal sosok cawapres, Dadang telah menilai sebaiknya yang mencari adalah Jokowi. "Soal wacapres, Pak Jokowi yang menentukan siapa calonnya. Toh nanti dia yang akan berkerja bersama dengan Jokowi, jadi biar Jokowi yang pilih siapa yang cocok dengannya," imbuhnya.