SUPPORT ONLINE

DIAN CAHAYA Tour & Travel
YULI HANIFAH
Email
cs.dctravel@gmail.com
Ponsel
081285585402
WhatsApp
081285585402
Facebook
447523912073881
Alamat
Jl Tebet Barat Dalam Raya No 40 B
Jakarta Selatan, 12810
DKI Jakarta - Indonesia

Paket Umroh Terbaru

PAKET UMROH BULAN APRIL 2015 AMAN MAKASAR

paket umroh bulan April 2015 aman makasar, apabila situ mengkhayalkan misi mengerjakan ibadah di sejumlah tenggat ini ,alangkah baiknya asalkan dikau dari mengagau lembaga pelancongan haji plus terbaik di Jakarta paket umroh bulan

paket umroh bulan April 2015 aman makasar yakni biro travel yang mengantongi hal yang santun dan bertanggungjawab sehingga Umroh anda lancar dan dapat berjalan dengan baik sesuai harapan dan keinginan anda kewajiban

paket umroh bulan April 2015 aman makasar


Penyidik Unit Jatanras Satreskrim Polresta Bekasi Kota , telah mendalami keterangan dua orang saksi dari teman Ahmad Imam Al Hafitd alias Hafiz. Pendalaman itu telah dilakukan untuk dapat mengetahui apakah ke dua orang itu telah terlibat atau tidak. "Status masih sebagai saksi, hasilnya belum dapat disimpulkan, karena pemeriksaan masih berlangsung," kata Kepala Sub Bagian Humas Polresta Bekasi Kota, AKP Siswo di Bekasi. Siswo juga mengatakan, pihaknya juga belum dapat menyebutkan identitas dua orang laki-laki yang mengantarkan accu ketika mobil Hafiz mogok, saat hendak membuang jasad Ade Sara Angelina Suroto. Hasil pemeriksaan terhadap dua orang tersangka Hafiz dan Assifa, dua orang itu juga mengetahui bahwa mereka telah membawa mayat. Namun, ketika itu dua orang tersebut hanya terdiam dan tak banyak bicara ketika menanyakan seseorang yang ada di dalam mobil. "Mayat," jawab Hafitd saat ditanya ihwal seseorang yang berada di dalam mobil. "Entah itu membantu dalam pembunuhan atau hanya tahu tapi diam saja, belum bisa disimpulkan," katanya. Ade Sara Angelina telah dibunuh secara keji oleh pasangan kekasih Ahmad Imam Al Hafitd yang berusia (19) tahun dan Assifa Ramadhani yang berusia (18) tahun . Korban dianiaya dengan cara disetrum, cekik, dan disumpal mulutnya dengan menggunakan kertas dan tisu. Jasadnya lalu dibuang di dalam tol JORR KM 49, Bekasi Barat, Kota Bekasi pada Selasa malam lalu.
saco-indonesia.com, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) telah kembali memanggil Direktur Utama PT Pertamina, Karen Agustiawan, terkait dalam penyidikan kasus di lingkungan Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) dengan terdakwa Sekretaris Jenderal ESDM, Waryono Karyo. Dia juga akan diperiksa sebagai saksi terkait dugaan gratifikasi yang telah diterma oleh Waryono Karyo sebagai Sekjend ESDM. "Yang bersangkutan telah diperiksa sebagai saksi," kata Kepala Bagian Pemberitaan dan Informasi KPK, Priharsa Nugraha, saat dikonfirmasi, Senin (27/1/2014). Dengan mengenakan batik cokelat, Karen tiba diGedung KPK pukul 09.30 WIB pagi. Namun, dia juga tidak memberi komentar. Pengacara Karen, Rudi Alfonso, juga menyatakan Karen tidak pernah memberi uang kepada Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) seperti yang telah dituduhkan. "Itu tidak benar sama sekali saya jamin, tidak ada pemberian dari pertamina ke DPR itu," ungkap Rusdi. Editor : Dian sukmawati